APA ITU INFUS BOOSTER? MANFAAT, KEGUNAAN, DAN KAPAN DIBUTUHKAN

Di era modern dengan aktivitas yang semakin padat, banyak orang mengeluhkan tubuh mudah lelah, kurang fokus, atau merasa tidak bugar setelah menjalani rutinitas sehari-hari. Selain itu, kondisi seperti kurang minum, diare, muntah, demam, maupun masa pemulihan setelah sakit dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan elektrolit yang penting bagi fungsi organ.
Salah satu tindakan yang sering digunakan dalam pelayanan kesehatan adalah terapi cairan intravena atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai infus. Dalam beberapa tahun terakhir, istilah "infus booster" juga semakin populer karena dianggap dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan mendukung proses pemulihan pada kondisi tertentu.
Apa Itu Infus Booster?
Infus booster merupakan pemberian cairan melalui pembuluh darah (intravena) yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh pada kondisi tertentu, dapat disertai pemberian vitamin atau zat lain sesuai indikasi dan penilaian tenaga kesehatan.
Berbeda dengan konsumsi cairan melalui mulut, cairan yang diberikan melalui jalur intravena akan langsung masuk ke dalam sirkulasi darah sehingga dapat digunakan ketika kebutuhan cairan tidak dapat dipenuhi secara optimal melalui jalur oral atau enteral.
Menurut Cleveland Clinic, cairan intravena digunakan untuk mencegah atau mengatasi dehidrasi serta membantu menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit tubuh.
Mengapa Cairan Tubuh Sangat Penting?
Tubuh manusia sebagian besar terdiri atas air. Air berperan dalam hampir seluruh proses fisiologis, termasuk mengatur suhu tubuh, mengangkut nutrisi, membantu kerja organ, menjaga volume darah, serta mempertahankan keseimbangan elektrolit.
Ketika jumlah cairan yang keluar lebih banyak dibandingkan yang masuk, seseorang dapat mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat menimbulkan gejala seperti:
- Haus berlebihan
- Mulut Kering
- Pusing
- Tubuh terasa lemas
- Penurunan konsentrasi
- Penurunan jumlah urine
- Warna urine lebih pekat dari biasanya
Pada kondisi yang lebih berat, dehidrasi dapat memengaruhi fungsi ginjal, jantung, dan organ tubuh lainnya.
Kapan Seseorang Membutuhkan Terapi Infus?
Tidak semua orang yang merasa lelah membutuhkan terapi infus. Pedoman NICE menyebutkan bahwa terapi cairan intravena diberikan ketika kebutuhan cairan dan elektrolit tidak dapat dipenuhi secara adekuat melalui jalur oral atau enteral.
Beberapa kondisi yang dapat memerlukan terapi cairan intravena antara lain:
-
Dehidrasi
Dehidrasi dapat terjadi akibat diare, muntah, demam, paparan panas berlebih, atau aktivitas fisik yang menyebabkan seseorang mengalami kehilangan cairan dalam jumlah besar. Pada kondisi tertentu, terapi infus dapat digunakan untuk membantu menggantikan cairan yang hilang.
-
Masa Pemulihan Setelah Sakit
Pasien yang sedang dalam masa pemulihan terkadang mengalami penurunan asupan cairan atau nutrisi sehingga membutuhkan dukungan terapi sesuai dengan penilaian medis.
-
Pasien dengan Kesulitan Minum
Mual berat, muntah terus-menerus, atau kondisi tertentu dapat menyebabkan seseorang tidak mampu memenuhi kebutuhan cairannya melalui konsumsi oral sehingga diperlukan terapi cairan intravena.
-
Mempercepat Pemulihan Sakit
Terapi cairan intravena sering digunakan pada pasien pasca operasi untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama proses pemulihan.
Apa Saja Manfaat Infus Booster?
Manfaat terapi infus dapat berbeda pada setiap individu tergantung kondisi kesehatan dan jenis cairan yang diberikan.
Secara umum, terapi ini dapat membantu:
- Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh
Pemberian cairan secara intravena membantu menggantikan kehilangan cairan tubuh dan menjaga keseimbangan volume cairan.
- Membantu Menjaga Keseimbangan Elektrolit
Selain air, tubuh memerlukan elektrolit seperti natrium, kalium, dan klorida untuk menunjang fungsi saraf, otot, serta berbagai proses metabolisme.
- Mendukung Penanganan Kondisi Medis Tertentu
Pada kondisi yang memerlukan terapi cairan intravena, pemberian infus dapat menjadi bagian dari tata laksana medis yang bertujuan membantu stabilisasi kondisi pasien.
Apakah Infus Booster Aman?
Pemasangan infus merupakan tindakan medis yang umum dilakukan dan secara umum aman apabila dilakukan oleh tenaga kesehatan yang kompeten dengan prosedur yang sesuai standar.
Meski demikian, setiap tindakan medis tetap memiliki risiko, di antaranya:
- Nyeri pada lokasi pemasangan infus
- Memar
- Pembengkakan
- Infeksi
- Iritasi pembuluh darah
Oleh karena itu, terapi infus sebaiknya dilakukan setelah asesmen oleh tenaga kesehatan yang berwenang dan dilakukan pemantauan selama tindakan berlangsung.
Apakah Semua Orang Perlu Infus Booster?
Jawabannya adalah tidak.
Banyak kondisi kelelahan ringan dapat diperbaiki dengan istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, dan memenuhi kebutuhan cairan harian. Terapi infus bukanlah pengganti pola hidup sehat dan tidak diperlukan oleh semua orang.
Karena itu, sebelum menjalani terapi infus, penting untuk melakukan konsultasi dan asesmen terlebih dahulu agar tindakan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing individu.
Kesimpulan
Infus booster merupakan terapi cairan intravena yang digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Terapi ini umumnya digunakan pada pasien yang mengalami dehidrasi, kesulitan memenuhi kebutuhan cairan melalui minum, atau yang membutuhkan terapi berdasarkan hasil asesmen dan penilaian tenaga kesehatan.
Meskipun relatif aman, terapi infus tetap memerlukan asesmen yang tepat agar manfaat yang diperoleh sesuai dengan kondisi pasien. Oleh karena itu, konsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum dilakukannya tindakan merupakan langkah yang penting untuk memastikan keamanan dan efektivitas terapi.
Layanan Homecare IV Care Medika
Selain menyediakan edukasi kesehatan, IVCare Medika juga menyediakan layanan homecare yang dapat dilakukan di rumah sesuai kebutuhan pasien dan hasil asesmen tenaga kesehatan.
Layanan yang tersedia meliputi:
- Terapi infus / injeksi sesuai asesmen tenaga kesehatan
- Perawatan luka
- Pemasangan dan perawatan kateter (selang urin)
- Pemasangan NGT (selang makan)
- Pemeriksaan Kesehatan sederhana (PCOT)
Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan yang tersedia, silakan menghubungi tim IVCare Medika melalui WhatsApp atau melalui Instagram IVCare Medika.
Referensi
-
Cleveland Clinic. (2021). IV Fluids (Intravenous Fluids): Types & Uses. Cleveland Clinic.
Baca sumber -
National Institute for Health and Care Excellence. (2013). Intravenous Fluid Therapy in Adults in Hospital. NICE.
Baca sumber -
National Institute for Health and Care Excellence. (2016). Algorithms for IV Fluid Therapy in Adults. NICE.
Baca sumber -
National Institute for Health and Care Excellence. (2025). Intravenous Fluid Therapy for Adults in Hospital Clinical Guideline. Royal Cornwall Hospitals NHS Trust.
Baca sumber -
Ostermann, M. (2024). Perioperative Fluid Management: Evidence-Based Principles. British Journal of Anaesthesia.
Baca sumber -
National Center for Biotechnology Information. (2013). Intravenous Fluid Therapy in Adults in Hospital. NCBI Bookshelf.
Baca sumber